Jakarta, Nalartimur — Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia, Dr. Andi Muh Yuslim Patawari, melakukan silaturahmi dengan Menteri Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar, MA, pada Jumat 10 April 2026.
Pertemuan tersebut membahas kondisi geopolitik global yang kian memanas dan berdampak pada berbagai sektor.
Dalam kesempatan itu, Andi Muh Yuslim Patawari menyampaikan bahwa Indonesia harus menghadapi tantangan geopolitik global dengan optimisme yang disertai strategi yang tepat.
Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki sejumlah kekuatan utama, antara lain sumber daya alam yang melimpah, bonus demografi, ketahanan sosial dan budaya masyarakat, serta posisi strategis di kancah global.
Untuk memaksimalkan potensi tersebut, Andi merumuskan dua strategi utama, yakni mewujudkan kedaulatan pangan dan memperkuat ekonomi kerakyatan.
Menurutnya, kedaulatan pangan merupakan kunci dalam menjaga ketahanan nasional. Sementara itu, fokus pembangunan ekonomi perlu diarahkan pada sektor riil yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat.
“Optimisme bukan sekadar harapan kosong, melainkan sebuah strategi. Dengan kedaulatan pangan dan ekonomi kerakyatan, kita tidak hanya mampu bertahan dari ancaman geopolitik, tetapi juga bangkit dan tumbuh menjadi negara yang lebih mandiri,” pungkas Andi Yuslim, Wakil Ketua Umum KADIN Indonesia. (Tim/Red)