Pemadaman di Awal Ramadhan, Pemerintah Diminta Evaluasi Layanan Listrik Patani

waktu baca 2 menit
Rabu, 18 Feb 2026 21:26 50 Hasbi Ade

Halmahera Tengah, Nalartimur — Pelayanan listrik yang tidak stabil kembali dikeluhkan warga wilayah Patani, Kabupaten Halmahera Tengah, tepat di awal Ramadhan 2026.

Pemadaman terjadi menjelang pelaksanaan salat Tarawih perdana dan berlangsung hingga sekitar pukul 23.10 WIT.

Abdul Zaid Hi. Usman, pemuda asal Kecamatan Patani Utara, menyampaikan kekecewaannya terhadap kondisi tersebut.

Ia menilai gangguan listrik yang terjadi berulang kali, terutama pada momen penting keagamaan, mencerminkan lemahnya pengelolaan layanan publik di wilayah tersebut.

“Beberapa minggu terakhir pemadaman sering terjadi. Namun ketika listrik padam di awal Ramadhan, tentu ini sangat mengganggu kekhusyukan ibadah masyarakat,” ujarnya, Rabu (18/2/2026).

Menurut Abdul Zaid, persoalan ini bukan semata gangguan teknis biasa, melainkan menyangkut hak dasar masyarakat atas layanan listrik yang layak dan berkelanjutan.

“Padahal, sudah jelas sebagaimana termaktub dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2009 tentang Ketenagalistrikan yang menegaskan bahwa penyediaan tenaga listrik dikuasai negara dan digunakan sebesar-besarnya untuk kemakmuran rakyat,” imbuhnya.

Ia mendesak Pemerintah Kabupaten Halmahera Tengah agar tidak sekadar menerima laporan, tetapi turun langsung ke lapangan untuk memastikan penyebab gangguan dan mencari solusi konkret, khususnya di empat kecamatan wilayah Patani: Patani Utara, Patani, Patani Timur, dan Patani Barat.

Listrik, kata dia, bukan lagi sekadar fasilitas pendukung, melainkan kebutuhan mendasar masyarakat, baik untuk kegiatan rumah tangga, pendidikan, ekonomi, maupun ibadah.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak terkait mengenai penyebab pemadaman maupun langkah penanganan yang dilakukan.

Tidak ada komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

LAINNYA