Bupati Halmahera Timur, Drs. Ubaid Yakub, menemui warga Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, yang melakukan aksi blokade jalan pada 1–2 Mei 2026.
Di hadapan massa, Ubaid menyampaikan belasungkawa kepada warga Patani Barat atas musibah yang terjadi beberapa hari sebelumnya.
Pernyataan tersebut disampaikan saat rombongannya melintasi jalur lalu lintas di wilayah itu dalam perjalanan menuju Kabupaten Halmahera Timur.
Aksi blokade jalan yang dilakukan warga setempat merupakan bentuk desakan kepada pihak kepolisian agar segera mengungkap pelaku pembunuhan terhadap Ali Abas yang terjadi pada 2 April 2026.
Blokade berlangsung sejak 1 Mei 2026, bertepatan dengan Hari Buruh Internasional, hingga 2 Mei 2026 yang juga diperingati sebagai Hari Pendidikan Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Ubaid turut menyampaikan duka cita kepada keluarga korban.
“Semoga Allah SWT memberikan jalan terbaik bagi almarhum di sisi-Nya,” ujar Ubaid.
Ia juga mengecam keras tindakan pelaku yang dinilai tidak berperikemanusiaan. Menurutnya, peristiwa tersebut telah menimbulkan duka mendalam bagi masyarakat.
“Saya mengutuk keras tindakan biadab yang dilakukan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab,” tegasnya.
Ubaid menambahkan, saat peristiwa itu terjadi, Pemerintah Kabupaten Halmahera Timur segera mengerahkan berbagai unsur, mulai dari aparat kepolisian, TNI, camat, hingga kepala desa, untuk menjaga keamanan wilayah.
Langkah tersebut, kata dia, dilakukan guna memastikan kondisi masyarakat tetap aman dan kondusif.
“Itu merupakan bentuk peran serta kami untuk menjaga negeri Fagogoru tetap aman, damai, dan tenteram,” ujarnya.
Ia berharap kasus pembunuhan tersebut segera diusut tuntas agar kejadian serupa tidak kembali terulang di masa mendatang. (Abi/Red)

