Prosesi pelantikan HMI Cabang Ternate yang dinilai tidak sesuai SK PB HMI Ternate, Nalartimur — Pelantikan pengurus Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Ternate menuai kontroversi, Selasa (30/12/2025).
Prosesi pelantikan ini dinilai tidak sesuai dengan Surat Keputusan (SK) Pengurus Besar (PB) HMI, hingga menimbulkan polemik di kalangan internal organisasi.
Pelantikan pengurus HMI Cabang Ternate disebut tidak mengacu pada SK PB HMI Nomor 340/KPTS/A/03/1447 H tentang Penetapan Pengurus HMI Cabang Ternate Periode 2025–2026.
Baca juga:
Aliansi Buruh Halteng Desak Gubernur Tetapkan UMK Sesuai Usulan Dewan Pengupahan
Situasi semakin memanas setelah terjadi dugaan pertengkaran terhadap Sekretaris Umum HMI Cabang Ternate, Ismail Aspriaji Manuputty.
Ismail Aspriaji Manuputty, menyatakan bahwa pelantikan tersebut dilakukan tanpa melalui mekanisme organisasi yang sah.
Ia menegaskan, SK yang dibacakan oleh perwakilan PB HMI dalam prosesi pelantikan merupakan SK yang disusun secara sepihak dan dibandingkan dengan SK resmi yang dikeluarkan oleh PB HMI.
Baca juga:
Aliansi Buruh Halteng Desak Gubernur Tetapkan UMK Sesuai Usulan Dewan Pengupahan
Meski dinilai tidak sesuai dengan SK PB HMI, perwakilan Pengurus Besar tetap melanjutkan prosesi pelantikan hingga selesai.
Ironisnya, Sekretaris Umum HMI Cabang Ternate yang diduga menjadi korban tidak dapat mengikuti rangkaian pelantikan tersebut.
Hingga kini, permasalahan ini masih dalam proses penyelesaian. Pihak-pihak terkait berharap konflik tersebut dapat diselesaikan secara internal oleh Pengurus Besar HMI. (Abi/Red)
Tidak ada komentar