Ternate, Nalartimur — Himpunan Pelajar Mahasiswa Patani (HIPMA-PATANI) Maluku Utara menyerukan perdamaian menyusul konflik antara warga Desa Sibenpopo dan Banemo, Kecamatan Patani Barat, Kabupaten Halmahera Tengah, Jumat (3/4/2026).
Seruan tersebut disampaikan melalui aksi yang digelar di depan Kantor Wali Kota Ternate dengan mengusung tema, “Mari Berdamai, Torang (kita—red) Semua Basudara.”
Dalam aksi itu, HIPMA-PATANI mengajak seluruh masyarakat Maluku Utara, khususnya warga Kabupaten Halmahera Tengah, untuk tidak mudah terprovokasi oleh isu bernuansa SARA yang berpotensi memecah belah persatuan di Bumi Fagogoru.
Perwakilan massa aksi menegaskan pentingnya menjaga nilai-nilai persaudaraan dan kearifan lokal sebagai fondasi kehidupan sosial masyarakat di wilayah tersebut.
Selain itu, HIPMA-PATANI juga mendesak Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara dan Pemerintah Daerah Halmahera Tengah agar segera bertindak sebagai penengah serta mengusut tuntas kasus yang terjadi.
Mereka berharap langkah cepat dan tegas dari aparat penegak hukum dapat meredam konflik serta mencegah eskalasi yang lebih luas di tengah masyarakat.