Skip to content
Beranda » Hukum dan Kriminal » Kematian Pria di Kelurahan Tafure Diselidiki, Polisi Amankan Parang Bercak Darah ‎

Kematian Pria di Kelurahan Tafure Diselidiki, Polisi Amankan Parang Bercak Darah ‎

Safri Rusdi
Rab, 27 Mei 2026
Kepolisian Resor (Polres) Ternate melalui Polsek Ternate Utara dan Satreskrim Polres Ternate masih menyelidiki kasus penemuan seorang pria yang meninggal dunia di RT 09/RW 05, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara | Foto: Polres Ternate
Kecil Besar

Kepolisian Resor (Polres) Ternate melalui Polsek Ternate Utara dan Satreskrim Polres Ternate menyelidiki kasus penemuan seorang pria yang meninggal dunia di RT 09/RW 05, Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara, Selasa (26/5/2026) malam. Polisi menduga terdapat unsur tindak pidana dalam peristiwa tersebut.

Kapolres Ternate AKBP Anita Ratna Yulianto, S.I.K., M.H., melalui Kasi Humas Polres Ternate Ipda Sudirjo, S.Ip., mengatakan korban diketahui bernama Suwardi Gani (53), warga Kelurahan Tafure, Kecamatan Ternate Utara.

‎Menurut keterangan polisi, peristiwa itu pertama kali diketahui sekitar pukul 19.20 WIT oleh saksi Ismat Hi. Manan.

Saat kembali ke rumah korban setelah mengantar seorang rekannya ke Penginapan Sulawesi di Kelurahan Bastiong, saksi mendapati korban tergeletak di depan teras rumah dengan kondisi bersimbah darah.

Sementara itu, salah satu rekan korban berinisial D sudah tidak berada di lokasi.

Sebelumnya, sekitar pukul 16.00 WIT, korban bersama saksi dan dua rekannya diketahui mengonsumsi minuman keras jenis Cap Tikus dan bir Guinness di teras rumah korban sambil memutar musik menggunakan sound system.

Sekitar pukul 18.30 WIT, saksi diminta mengantar salah satu rekan mereka yang dalam kondisi mabuk ke sebuah penginapan di Kelurahan Bastiong. Saat itu, korban bersama pria berinisial D masih berada di lokasi.

Setelah menemukan korban dalam kondisi meninggal dunia, saksi melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Ternate Utara sekitar pukul 19.30 WIT.

Menindaklanjuti laporan itu, personel piket SPKT Polsek Ternate Utara tiba di lokasi pada pukul 19.48 WIT dan langsung memasang garis polisi untuk mengamankan tempat kejadian perkara (TKP).

Sekitar pukul 21.00 WIT, Unit Identifikasi Satreskrim Polres Ternate melakukan olah TKP. Kapolsek Ternate Utara AKP Rusli Hanafi bersama Kasat Reskrim Polres Ternate AKP Bakry Syahruddin juga berada di lokasi untuk memantau proses penanganan perkara.

Selanjutnya, pada pukul 22.03 WIT, tim Biddokes Polda Maluku Utara yang dipimpin dr. Zulfah Hasanah tiba di TKP untuk melakukan pemeriksaan awal terhadap korban.

‎Jenazah kemudian dievakuasi sekitar pukul 22.50 WIT menggunakan ambulans Biddokes Polda Maluku Utara menuju RSUD Chasan Boesoirie untuk dilakukan autopsi.

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Di lokasi kejadian juga ditemukan sebilah parang yang terdapat bercak darah dan telah diamankan sebagai barang bukti untuk pemeriksaan lebih lanjut.

‎Hingga saat ini, pria berinisial D yang terakhir diketahui bersama korban masih dalam pencarian Tim Resmob Polres Ternate.

Polisi telah melakukan sejumlah langkah penanganan, di antaranya mendatangi dan mengamankan TKP, memasang garis polisi, mengumpulkan keterangan saksi, melakukan olah TKP, serta membuat laporan polisi untuk proses penyelidikan lebih lanjut.

“Satreskrim Polres Ternate bersama Unit Reskrim Polsek Ternate Utara masih melakukan penyelidikan terkait kronologi, motif, maupun pihak yang bertanggung jawab atas kejadian tersebut,” kata Ipda Sudirjo.

Polres Ternate juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, serta menyerahkan penanganan kasus sepenuhnya kepada pihak kepolisian. (Saf/Red)

Reporter | 082335230974 |  + posts

Merupakan penulis yang baru bergabung pada 2026. Meliput topik di bidang Hukum dan Kriminal di Kota Ternate.

‎ ‎

‎Ikuti Media Kami ‎

‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎