Skip to content
Header Advertisement 2
Beranda » Nalar Daerah » Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kepala Kampung Se-Kabupaten Yahukimo, Bahas Keamanan dan Kemajuan Daerah

Rapat Koordinasi dan Konsolidasi Kepala Kampung Se-Kabupaten Yahukimo, Bahas Keamanan dan Kemajuan Daerah

Nalar Timur
Rab, 04 Mar 2026
Suasana di Kantor Bupati Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (4/3/2026) pagi, tampak ramai oleh kehadiran para kepala kampung yang mengenakan seragam resmi. | Foto: Yafretus Ilintamon
Kecil Besar


Nalartimur — Suasana di Kantor Bupati Kabupaten Yahukimo, Provinsi Papua Pegunungan, Rabu (4/3/2026) pagi, tampak ramai oleh kehadiran para kepala kampung yang mengenakan seragam resmi. Mereka datang dari berbagai pelosok wilayah untuk menghadiri rapat koordinasi dan konsolidasi tingkat kabupaten.

Dari total 517 kepala kampung di Kabupaten Yahukimo, lebih dari 360 orang tercatat hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadiran ratusan kepala kampung ini menunjukkan komitmen bersama dalam membangun daerah. Ruang rapat yang luas tampak penuh, namun kegiatan berlangsung tertib.

Bupati Yahukimo, Didimus Yahuli, SH., MH., dalam kesempatan tersebut menyampaikan bahwa Surat Keputusan (SK) Nomor 147 dinyatakan palsu dan tidak sah.

Baca juga:

Aduan Bansos di Ternate, Ombudsman Panggil Dinsos dan Kelurahan

‎Ia juga mengajak seluruh 517 kampung di Kabupaten Yahukimo, khususnya di Kota Dekai sebagai ibu kota sementara, untuk bersama-sama menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.

“Saudara-saudara seluruh kepala kampung se-Kabupaten Yahukimo, hari ini adalah hari yang bersejarah bagi kita semua. Kita berkumpul bukan hanya sebagai pemimpin di tingkat kampung, melainkan sebagai ujung tombak pembangunan yang menyentuh langsung kehidupan rakyat,” ujar Bupati.

Ia menambahkan, Yahukimo memiliki potensi besar, baik dari sisi sumber daya alam maupun keberagaman budaya. Namun demikian, masih terdapat sejumlah tantangan yang dihadapi, seperti keterbatasan akses, kebutuhan peningkatan fasilitas dasar, serta perlunya penguatan sinergi antar kampung dalam menyelesaikan berbagai persoalan.

Baca juga:

Penolakan Tambang di Sagea–Kiya Memanas, Warga Dipanggil Polisi, Pemda Dinilai Diam di Tempat

Kepala Kampung Sampaikan Sikap Terkait Insiden Kebakaran

‎Dalam forum tersebut, perwakilan kepala kampung juga menyampaikan pernyataan sikap terkait sejumlah insiden kebakaran ruko dan sekolah yang terjadi di beberapa lokasi di Yahukimo.

‎Pernyataan tersebut disampaikan oleh Kepala Kampung Pasema yang mewakili 517 kepala kampung. Ia menyatakan bahwa berdasarkan informasi yang diperoleh dari masyarakat di tingkat kampung, dugaan yang menyebut insiden kebakaran dilakukan oleh TPNPB atau OPM dinilai tidak benar.

‎“Kita sebagai pemimpin di tingkat kampung yang langsung berinteraksi dengan masyarakat mengetahui kondisi di lapangan. Informasi yang menyebut kebakaran dilakukan oleh TPNPB atau OPM tidak benar,” ujarnya.

Baca juga:

Tak Ada TPS, Warga Terpaksa Buang Sampah di Area Kantor Desa Tepeleo

‎Ia menambahkan, para kepala kampung menilai insiden tersebut diduga dilakukan oleh oknum tertentu yang memiliki kepentingan lain. Meski demikian, ia tidak merinci lebih lanjut identitas maupun latar belakang pihak yang dimaksud.

Para kepala kampung, lanjutnya, secara bersama-sama menyatakan penolakan terhadap segala bentuk tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat dan berkomitmen menjaga keamanan serta persatuan di wilayah Yahukimo.

‎ ‎

‎Ikuti Media Kami ‎

‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎