Skip to content
Beranda » Kesehatan » BPJS Kesehatan Ternate Gencarkan Sosialisasi JKN

BPJS Kesehatan Ternate Gencarkan Sosialisasi JKN

Hasbi Ade
Rab, 17 Jun 2026
Kepala BPJS Cabang Ternate, Merytal Rondonuwo | Foto: Hasbi Ade/Nalartimur
A    A    A

Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan Cabang Ternate menggelar sosialisasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kepada sejumlah komunitas di Kota Ternate.

Kegiatan tersebut berlangsung di Masroom Caffe, Lantai 2, Kelurahan Kalumpang, Kecamatan Ternate Tengah, Rabu (17/6/2026).

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Ternate, Merytal Rondonuwu, mengatakan BPJS Kesehatan memiliki tugas untuk menyosialisasikan program JKN kepada seluruh lapisan masyarakat, salah satunya melalui komunitas yang aktif di Kota Ternate maupun Provinsi Maluku Utara.

“Komunitas di Kota Ternate maupun di tingkat provinsi sangat aktif. Karena itu, kami melibatkan mereka agar informasi mengenai program JKN dapat diteruskan kepada anggota komunitas lainnya,” ujar Merytal.

Menurutnya, keterlibatan komunitas penting untuk memperluas jangkauan informasi kepada masyarakat. Sebab, apabila sosialisasi hanya dilakukan oleh pegawai BPJS Kesehatan, maka keterbatasan waktu dan sumber daya akan menjadi kendala.

“Karena itu, kami perlu melibatkan para pemangku kepentingan, termasuk komunitas, agar informasi mengenai program JKN dapat disebarluaskan secara lebih efektif,” katanya.

Selain sosialisasi secara langsung, BPJS Kesehatan juga melaksanakan sosialisasi secara daring atau non-tatap muka. Salah satu metode yang digunakan adalah program Violan yang memungkinkan penyampaian informasi kepada masyarakat di berbagai wilayah secara virtual.

“Melalui program ini, kami di Ternate dapat terhubung secara daring dengan masyarakat yang berada di Pulau Hiri maupun Batang Dua. Mereka membutuhkan waktu untuk datang ke Ternate, sehingga sosialisasi non-tatap muka menjadi solusi yang memudahkan akses informasi,” jelasnya.

Merytal menambahkan, masyarakat juga dapat memperoleh informasi mengenai program JKN melalui berbagai media, seperti media massa, radio, dan televisi.

Ia berharap berbagai kegiatan sosialisasi yang telah dilakukan dapat terus disebarluaskan sehingga masyarakat semakin memahami manfaat program JKN.

“Melalui sosialisasi ini, masyarakat dapat mengetahui apa yang harus dilakukan ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, termasuk memahami manfaat program, alur pelayanan, serta hak dan kewajiban sebagai peserta JKN,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, Merytal juga menjelaskan bahwa BPJS Kesehatan bekerja sama dengan fasilitas kesehatan untuk memastikan pelayanan yang diberikan memenuhi standar mutu sesuai ketentuan yang berlaku.

“Apabila terdapat pelayanan yang dinilai kurang baik, kami akan melakukan verifikasi untuk mengetahui penyebabnya. Masyarakat juga dapat menyampaikan pengaduan kepada BPJS Kesehatan agar dapat ditindaklanjuti melalui proses verifikasi,” katanya.

Ia menegaskan, apabila hasil verifikasi menunjukkan adanya kesalahan atau ketidaksesuaian pelayanan dari fasilitas kesehatan, maka BPJS Kesehatan akan menjalankan mekanisme pembinaan sesuai prosedur.

“Kami juga akan menyampaikan hasilnya kepada pemangku kepentingan terkait, termasuk pemerintah daerah. Sebab, puskesmas maupun rumah sakit daerah merupakan fasilitas kesehatan milik pemerintah daerah yang perlu terus melakukan perbaikan kualitas pelayanan,” pungkasnya.

Jurnalis | Website |  + posts

Merupakan penulis dan editor di Nalartimur. Meliput berbagai topik, seperti Politik, Ekonomi, Hukum, Kriminal, Wisata, Budaya, Pemerintahan, dan beragam topik lainnya.

‎ ‎

‎Ikuti Media Kami ‎

‎ ‎ ‎ ‎ ‎ ‎