BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,19 Miliar kepada 28 Ahli Waris di Morotai
BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Santunan Rp1,19 Miliar kepada 28 Ahli Waris di Morotai
BPJS Ketenagakerjaan Cabang Halmahera Utara-Tobelo bersama Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai menyerahkan santunan sekitar Rp1,19 miliar kepada 28 ahli waris peserta BPJS Ketenagakerjaan.
Penyerahan santunan berlangsung setelah Upacara Detik-Detik Proklamasi HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Stadion Bangsaha, Senin (17/8/2026).
Santunan diserahkan oleh Bupati Pulau Morotai Rusli Sibua dan Wakil Bupati Rio Cristian Pawane bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Halmahera Utara-Tobelo Sipora Lilian Walit serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Halmahera Utara-Tobelo Zippora Lilian Wallyd mengatakan santunan tersebut merupakan bagian dari pelaksanaan program jaminan sosial ketenagakerjaan bagi peserta.
Dari 28 ahli waris penerima santunan, dua ahli waris juga menerima manfaat beasiswa pendidikan untuk masing-masing dua anak.
Manfaat beasiswa diberikan mulai jenjang taman kanak-kanak hingga perguruan tinggi sesuai ketentuan program BPJS Ketenagakerjaan.
Plt. Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pulau Morotai Rosita A. Lasidji, S.Hi., mengatakan Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai melalui APBD 2026 menanggung kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan bagi 1.500 orang.
Jumlah tersebut terdiri atas 1.000 nelayan dan 500 petani, dengan anggaran sekitar Rp302,4 juta.
Selain itu, Pemerintah Kabupaten Pulau Morotai mengusulkan penambahan kepesertaan melalui APBD Perubahan sebanyak 2.399 orang.
Rinciannya terdiri atas 1.929 nelayan, 306 ibu janda, serta 164 tenaga non-ASN dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Pemadam Kebakaran (Damkar), dan Dinas Lingkungan Hidup (DLH).
Anggaran yang diusulkan untuk tambahan kepesertaan tersebut sebesar Rp277,387 juta.
Sipora mengatakan perluasan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut mencakup pekerja dari sejumlah sektor, termasuk petani, nelayan, dan pekerja di desa-desa di Kabupaten Pulau Morotai.
Nalar Timur
Diterbitkan: 17 Agustus 2026 pukul 23.29
